IMUNISASI COMBO II DAN POLIO III

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Imunisasi adalah memasukkan mikroorganisme penyebab penyakit yang sudah dilemahkan atau dimatikan (dalam bentuk vaksin) atau dengan bentuk racun yang sudah dilemahkan dengan panas atau bahan kimia (disebut toksoid), ke dalam tubuh bayi, yang akan membuat antibodi yang sama dengan antibodi yang akan diproduksi jika is sungguh terkena penyakit tersebut.

Jadi, bayi “dipersenjatai” dengan sistem imun atau kekebalan khusus. Ditemukan oleh Edward Jenner, seorang dokter skotlandia, imunisasi telah menyelamatkan ribuan nyawa bayi setiap tahunnya.

Imunisasi wajib adalah imunisasi yang harus diberikan pada bayi. Dengan imunisasi wajib, maka bayi akan terlindung terhadap penyakit yang kerap menyerang. Di antara berbagai jenis imunisasi, yang termasuk imunisasi wajib adalah imunisasi BCG, DPT, Polio, Campak dan Hepatitis B.
Sekarang ini, sediaan imunisasi DPT dan Hepatitis B tersedia dalam satu paket yang disebut imunisasi Combo.
Dalam makalah ini, akan dijelaskan tentang imuisasi combo dan polio terutama combo II dan polio III.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah yang dimaksud dengan imunisasi?
2. Apakah tujuan imunisasi?
3. Bagaimanakah imunisasi combo II dan polio III tersebut?
4. Kapankah jadwal yang tepat untuk pemberian imunisasi tersebut?
5. Bagaimanakah pendokumentasian imunisasi combo II dan polio III?
C. Tujuan
makalah ini disusun untuk mengetahui tentang imunisasi terutama imunisasi combo I dan polio III dan cara pendokumentasiannya.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Imunisasi
Suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu antigen, sehingga bila kelak ia terpajan pada antigen yang serupa tidak terjadi penyakit. Imunisasi juga merupakan suatu usaha memberikan kekebalan pada bayi dan anak terhadap penyakit tertentu.

B. Tujuan Imunisasi
1. Untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada seseorang dan menghilangkan penyakit tertentu pada sekelompok masyarakat (populasi) atau bahkan mneghilangkan penyakit tertentu dari dunia,
2. Apabila terjadi penyakit tidak akan terlalu parah dan dapat mencegah gejala yang dapat menimbulkan cacat atau kematian,
3. Melindungi seseorang terhadap penyakit tertentu (intermediate goal).
C. Respon Imun
Terdapat dua macam respon imun yakni :
1. Respon imun primer ialah respon imun yang terjadi pada pajanan pertama kalinya dengan antigen
2. Respon imun sekunder ialah respon imun yang diharapkan akan memberi respon adekuat bila terpajan pada antigen yang serupa. Diberikannya vaksinasi berulang beberapa kali adalah agar mendapat titer antibodi yang cukup tinggi dan mencapai nilai protektif.
D. Jenis Kekebalan
1. Dilihat dari cara timbulnya
a. Kekebalan pasif
Kekebalan yang diperoleh dari luar tubuh , bukan dibuat dari individu itu sendiri.
1) Kekebalan pasif alamiah, kekebalan pada janin yang diperoleh dari ibu dan tidak berlangsung lama(difteri,morbili, tetanus),
2) Kekebalan pasif buatan, kekebalan yang diperoleh setelah pemberian suntikan zat penolak (imunoglobulin).
b. Kekebalan aktif
Kekebalan yang dibuat oleh tubuh sendiri akibat terpajan pada antigen seperti pada imunisasi atau terpajan secara alamiah. Kekebalan aktif biasanya prosesnya lambat tapi dapat berlangsung lama, akibat adanya memori imunologik.
Kekebalan aktif terbagi menjadi dua jenis, yaitu :
1) Kekebalan aktif alamiah, kekebalan yang diperoleh setelah mengalami atau sembuh dari suatu penyakit. Contoh : anak yang pernah menderita campak maka tidak akan terserang campak lagi
2) Kekebalan aktif buatan, kekebalan yang dibuat oleh tubuh setelah mendapat vaksin atau imunisasi. Contoh : BCG, DPT, polio dll.

E. Kualitas dan Kuantitas Vaksin
Vaksin adalah mikroorganisme yang diubah sedemikian rupa sehingga patogenisitasnya hilang tetapi masih tetap mengandung sifat antigenesitas. Faktor kualitas dan kuantitas yang dapat menentukan keberhasilan vaksinasi tergantung pada :
1. Cara pemberian
2. Dosis
3. Frekuensi dan jarak pemberian
4. Jenis vaksin
F. Jenis Vaksin
Live Attenuated yaitu bakteri atau virus hidup yang dilemahkan.
1. Virus : campak, gondongan, rubella, Polio sabin, demam kuning,
2. Bakteri : kuman TBC (BCG) dan demam tifoid oral.
Inactivated yaitu bakteri atau virus atau komponennya yang dibuat tidak aktif atau dimatikan.
1. Virus : influenza, Polio salk, rabies, hepatitis A,
2. Bakteri : pertusis (DPT), typoid, kolera,
3. Racun kuman seperti toksoid : dipteri toksoid (DPT), tetanus (TT),
4. Polisakarida murni : pneumokokkus, meningokokus dan haemophylus influenza,
5. Vaksin yang dibuat dari protein : hepatitis B.
G. Rantai Vaksin
Adalah suatu prosedur yang digunakan untuk menjaga vaksin pada suhu tertentu yang telah ditetapkan agar memiliki potensi yang baik mulai dari pembuatan vaksin sampai pada saat pemberiannya pada sasaran.
H. Sifat Vaksin
1. Vaksin yang sensitif terhadap beku.
Yaitu golongan vaksin yang akan rusak bila terpapar dengan suhu dingin atau suhu pembekuan. Contoh : hepatitis B, DPT-HB, DPT, DT, dan TT.
Vaksin Pada suhu Dapat bertahan selama
Hep B, DPT-HB -0,5 ᴼC Max ½ jam
DPT, DT, TT -0,5ᴼC sd -10ᴼC Mak 1,5-2 jam
DPT, DPT-HB, DT Beberapa ᴼC diatas suhu udara luar (ambient temperatur <34ᴼC) 14 hari
Hep B dan TT Beberapa C diatas suhu udara luar (ambient temperatur <34ᴼC) 30 hari
2. Vaksin yang sensitif terhadap panas.
Yaitu golongan yang akan rusak bila terpapar dengan suhu panas yang berlebihan. Contoh : polio, BCG dan campak
Vaksin Pada suhu Dapat bertahan selama
Polio Beberapa C diatas suhu udara luar (ambient temperatur <34ᴼC) 14 hari
Campak dan BCG Beberapa C diatas suhu udara luar (ambient temperatur 38,5 C)
• Muntah atau diare
• Sedang dalam proses pengobatan kortikosteroid atau imuno supresif oral maupun suntikan, juga pengobatan radiasi umum
• Keganasan (untuk pasien dan kontak) yang berhubungan dengan sistem retikuloendotelial seperti limfoma, leukimia, dan anak dengan mekanisme imunologik yang terganggu, misal pada hipo-gamaglobulinemia
• Menderita infeksi HIV/anggota keluarga sebagai kontak

O. Jadwal Imunisasi Untuk Bayi
Vaksin Pemberian Imunisasi Selang Waktu Umur
BCG 1 x 0 – 11 bulan
DPT 3 x (1, 2, 3) 4 mgg 2 – 11 bulan
Polio 4x (1, 2, 3, 4) 4 mgg 0 – 11 bulan
Campak 1 x 9 – 11 bulan
Hep. B 3 x (1, 2, 3) 4 mgg 0 – 11 bulan

P. Vaksin Combo
Gabungan beberapa antigen tunggal menjadi satu jenis produk antigen untuk mencegah penyakit yang berbeda, misal DPT + hepatitis B +HiB atau Gabungan beberapa antigen dari galur multipel yg berasal dari organisme penyakit yang sama, misal: OPV

Tujuan Imunisasi Combo
1. Adapun tujuan kenapa kita menggunakan vaksin kombo adalah:
2. Mengurangi jumlah suntikan
3. Mengurangi jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan (sehingga sangat menguntungkan untuk ibu yang sibuk).
4. Lebih praktis dari pada vaksin terpisah, sehingga dapat meningkatkan compliance dan cakupan imunisasi.
5. Mempermudah penambahan vaksin lain ke dalam program imunisasi yang telah ada.
6. Mempersingkat waktu untuk mengejar imunisasi yang terlambat.
7. Mengurangi kebutuhan alat suntik dan tempat penyimpanan vaksin.
8. Mengurangi biaya pengobatan.

Daya proteksi
Titer antibodi salah satu antigen lebih rendah namun masih diatas ambang protektif. Efektivitasnya sama di berbagai jadwal imunisasi. Bisa terjadi kemampuan membuat antibodi utk mengikat antigen berkurang. Dapat terjadi respon imun antigen kedua berubah. Reaktogenitas yang ditentukan terutama oleh ajuvan tidak berbeda jauh. Nyeri berat lebih sering terjadi pada vaksin kombo (Bogaerts, Belgia). Cakupan imunisasi menjadi lebih tinggi. KIPI pada dosis vaksin ekstra tidak bertambah

Q. Pendokumentasian Imunisasi

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI “Y” UMUR 3 BULAN
UNTUK MENDAPATKAN IMUNISASI COMBO II DAN POLIO III

Nama Rumah Sakit/RB/BPS : Nomor RM : -
BPS BIDAN A Tanggal pengkajian : 01 Desember 2011
Bidan : Bidan A, A. Md. Keb. Pukul : 09.00 wita

DATA SUBJEKTIF
A. IDENTITAS
1. Bayi
Nama : Bayi “Y”
Umur/tgl/jam lahir : 3 Bulan/29 September 2011/20.00 wita
Jenis kelamin : Perempuan

2. Orang tua Ibu Ayah
Nama : Ny “P’’ Tn “F”
Umur : 23 tahun 24 tahun
Pendidikan : SMA SMA
Pekerjaan : - Wiraswasta
Agama : Hindu Hindu
Status perkawinan : Sah Sah
Alamat lengkap : Br. Antap Kaja, Selemadeg, Tabanan
No. Telepon : - 085797250xxx
Ask es : - -

B. KELUHAN UTAMA :
Bayi tidak ada keluhan

C. RIWAYAT PRENATAL
1. Anak ke – 1, masa gestasi 39 minggu
2. Riwayat ANC : di Bidan, frekuensi 8 kali, TT 2 kali
3. Kehamilan direncanakan
4. Penyulit selama masa prenatal : tidak ada
5. Konsumsi obat dan suplemen yang di dapatkan dari bidan berupa asam folat, B6, Fe, B1, dan kalk
6. Perilaku/kebiasaan ibu yang memperburuk kesejahteraan janin : Tidak ada
7. Riwayat penyakit ibu : tidak ada riwayat penyakit DM, Hep. B, B24, Asma, HT, PMS, Jantung, TB, Alergi.
8. Riwayat pengobatan ibu tidak ada

D. RIWAYAT INTRANATAL
1. Penolong : Bidan, tempat lahir BPS jam 20.00 wita
2. Jenis persalinan : Spt B
3. Penyulit/komplikasi selama persalinan tidak ada
4. Keadaan bayi : segera menangis, gerak aktif. Tidak ada komplikasi

E. RIWAYAT NEONATUS
Tidak ada kelainan pada bayi

G. RIWAYAT MASA BAYI
1. Tumbuh kembang
Motorik kasar : bayi dapat mengangkat kepala
Motorik halus : menangis bila keinginannya tidak dituruti
Bahasa : bereaksi spontan terhadap suara
Prilaku sosial : mampu mengenali ibu dan ayahnya
2. Riwayat gizi
Bayi hanya mengonsumsi ASI secara eksklusif
3. Riwayat kesehatah/penyakit/masalah psikososial yang pernah diderita
Tidak ada masalah kesehatan baik fisik maupun sosial yang pernah terjadi

H. RIWAYAT IMUNISASI
Jenis imunisasi Alasan
√BCG, 27 Oktober 2011
√ DPT 1 28 November 2011 □ DPT II,tgl ……….. □ DPT III, tgl …………
√ Hb I, tgl 28 November 2011 □ Hb II, tgl …………. □ Hb III, tgl ……………
√ Polio I,tgl 27 Oktober 2011 √ Polio II,tgl 28 November 2011 □ Polio III,tgl… □ Polio IV,tgl…..
□ Campak, tgl……..
□ Hib I, tgl…. □ Hib II, tgl…. □ Hib III, tgl….

I. DATA BIO, PSIKO, SOSIAL, SPIRITUAL
1. Biologis
a. Bernafas : tidak ada keluhan
b. Nutrisi : bu memberikan ASI Eksklusif, tidak ada keluhan
c. Eliminasi : bayi BAB 2x sehari, BAK ± 4-5kali sehari, tidak ada keluhan
d. Istirahat : bayi tidur siang selama 3-4 jam, tidur malam 6-8 jam, tidak ada keluhan
e. Gerak : aktif, suda mampu mengangkat kepala, mulai mengenal suara orang tua, tersenyum bila diajak bicara, dan menangis jika lapar
2. Psikologis
Penerimaan orang tua terhadap anak : baik, orang tua merasa bahagia dan bersyukur dengan kehadirannya
3. Sosial
a. Hubungan antar keluarga : baik
b. Dukungan keluarga : baik
c. Pengambil keputusan : bersama keluarga
d. Kebiasaan dalam keluarga yang mempengaruhi kesehatan anak : tidak ada
e. Budaya yang mempengaruhi kesehatan anak : tidak ada
f. Pola pengasuhan : orang tua
g. Kehidupan sosial anak : baik
h. Sibling rivalry : tidak ada
i. Spiritual kepercayaan yang mempengaruhi kesehatan anak : tidak ada

J. PENGETAHUAN YANG BELUM DIKETAHUI :
a. Imunisasi
b. Tumbuh kembang anak dan stimulasinya
c. Pemberian MP-ASI

DATA OBJEKTIF
A. KEADAAN SAAT INI
1. Gerak : aktif
2. Tangis : kuat
3. Warna kulit : kemerahan

B. PEMERIKSAAN UMUM
BBL: 3500 gram, BB sekarang : 5400 gram, BB sebelumnya : 5000 gram, PB: 62 cm, LK: 30 cm, LD: 30cm
HR : 120 kali/menit, S : 36,7ºC, Res : 40 kali/menit

C. PEMERIKSAAN FISIK
1. Kepala :
Simetris, bersih, tidak ada kelainan
2. UUB
datar
3. Mata
Simetris, tidak ada pengeluaran
4. Hidung
Tidak ada secret
5. Mulut dan bibir
Mukosa : lembab, warna bibir : merah muda, tidak ada kelainan
6. Telinga
Simetris, tidak ada penumpukan serumen, tidak ada kelainan
7. Leher
Tidak ada pembengkakan kel. limfe, pembesaran kel. Tiroid, bendungan vena jugularis, tidak ada kelainan
8. Dada
Simetris, tidak ada retraksi, tidak ada kelainan
9. Abdomen
Tidak ada distensi, tidak ada bising usus, tidak ada kelainan
10. Punggung
Tidak ada kelainan
11.Genetalia :♀, tidak ada kelainan
12. Anus : ada
13. Ekstremitas
Tangan : simetris, jumlah jari 5 pada masing-masing tangan
Kaki : simetris, jumlah jari 5 pada masing-masing kaki
Kulit : turgor baik

D. PEMERIKSAAN PENUNJANG
Tidak dilakukan

ASSESMENT
A. Diagnosa Kebidanan
Bayi “Y” umur 3 bulan untuk mendapatkan imunisasi DPT/HB II dan Polio III
Data Dasar
Ds : bayi “Y” umur 3 bulan untuk mendapatkan imunisasi DPT/HB II dan Polio III, lahir tanggal 29 September 2011
Do : BBL: 3500 gram, BB sekarang : 5400 gram, BB sebelumnya : 5000 gram, PB: 62 cm, LK: 30 cm, LD: 30cm
HR : 120 kali/menit, S : 36,7ºC, Res : 40 kali/menit

B. Masalah
1. Imunisasi
2. Tumbuh kembang anak dan stimulasinya
3. Pemberian MP-ASI

PLANNING
1. Lakukan informed consent pada ibu tentang tindakan yang akan dilakukan
2. Lakukan pemeriksaan pada bayi
3. Informasikan hasil pemeriksaan pada ibu
4. Informasikan tentang imunisasi yang akan dilakukan beserta tujuannya
5. Suntikkan imunisasi DPT/HB II pada paha kanan antero lateral 1/3 atas pada bayi dan berikan imunisasi Polio III secara oral sebanyak 2 tetes
6. Informasikan cara perawatan luka bekas suntikkan pada ibu
7. Informasikan tentang cara menstimulasi tumbuh kembang anak
8. Informasikan waktu yang tepat untuk pemberian MP-ASI
9. Informasikan jadwal imunisasi selanjutnya
CATATAN TINDAKAN / IMPLEMENTATION NOTE

Tgl/
jam
01-12-2011
09.00 wita

IMPLEMENTASI

Melakukan informed consent pada ibu dan keluarga tentang tindakan yang akan dilakukan

Melakukan pemeriksaan pada bayi

Menginformasikan hasil pemeriksaan pada ibu dan keluarga bayi

Menginformasikan imunisasi yang akan dilakukan hari ini berserta ttujuannya yaitu pemberian imunisasi combo II, Polio III yang bertujuan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap dipteriae, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan polio

Menyuntikkan imunisasi combo II di paha kanan antero lateral 1/3 atas dan meneteskan 2 tetes vaksin polio secara oral pada bayi

Menginformasikan cara perawatan luka bekas suntikkan pada ibu yaitu dengan kompres air hangat pada luka bekas suntikan

Menginformasikan pada ibu cara menstimulasi tumbuh kembang pada anak yaitu dengan membunyikan suara-suara, memanggil namanya, memberika mainan yang besar, mudah dilihat, dan berwarna mencolok

Menginformasikan waktu yang tepat untuk pemberian MP-ASI yaitu setelah bayi berusia 6 bulan dan dimulai dengan makanan yang lumat seperti bubur tim dan bubur susu dengan tetap memberikan ASI

Menginformasikan jadwal imunisasi selanjutnya yaitu 1 bulan lagi (tanggal 04 Januari 2012) untuk mendapatkan imunisasi combo III dan polio IV

EVALUASI

Ibu setuju dengan tindakan yang akan dilakukan

Pemeriksaan telah dilakukan

Ibu mengetahui kondisi bayi saat ini dan terlihat senang dengan kondisi bayi

Ibu sudah mengetahui imunisasi yang dilakukan hari ini beserta tujuannya

Bayi sudah mendapatkan imunisasi dan menangis saat disuntik

Ibu mengerti tentang cara merawat luka bekas suntikkan

Ibu mengerti dan mau melakukan stimulasi tumbuh kembang pada bayinya

Ibu mengerti dan memutuskan untuk tetap memberikan ASI eksklusif pada bayi sampai umur 6 bulan dan memberikan MP-ASI setelah bayi berusia 6 bulan

Ibu bersedia untuk datang 1 bulan lagi untuk memebrikan bayi imunisasi combo III dan polio IV

CATATAN PERKEMBANGAN (SOAP)
Tgl/jam
01-12-2011
18. 30 wita

S : ibu merasa tenang dan lega karena bayinya telah menerima imunisasi pencegahan penyakit dipteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan polio

O : bayi menangis setelah menerima suntikan, ada warna kemerahan pada bekas suntikan
BBL: 3500 gram, BB sekarang : 5400 gram, BB sebelumnya : 5000 gram, PB: 62 cm, LK: 30 cm, LD: 30cm
HR : 120 kali/menit, S : 36,7ºC, Res : 40 kali/menit

A : Bayi “Y” umur 3 bulan telah mendapatkan imunisasi DPT/HB II dan Polio III

P : – Sepakati kunjungan ulang 1 bulan lagi

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Bayi yang berumur 3 bulan harus mendapatkan imunisasi combo II dan polio III agar kekebalan tubuhnya lebih kuat dan efektif sehingga bayi tidak mudah terjangkit penyakit dipteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan polio.
B. SARAN
Bagi para ibu yang memiliki bayi, agar selalu memberikan imunisasi pada bayinya sesuai jadwal karena imunisasi ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi.

DAFTAR PUSTAKA

http://naharus.blogspot.com/2008/06/apa-itu-vaksin-combo.html (09 DESEMBER 2011)
http://omietha.wordpress.com/2011/01/05/imunisasi/ (09 DESEMBER 2011)

About these ads

About Novie Mightymax

Just an ordinary girl who wants to be an extra ordinary ^^ sesorang yang ingin mencurahkan semua isi hati, memliki hidup yang baik, memiliki mimpi, dan dapat meraih cita dan cinta yang sesuai dengan hati nurani....

Posted on December 10, 2011, in Non Fiction and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: